jump to navigation

Pemula, Oneigasimasu Desember 9, 2009

Posted by aditkus in Aikido.
trackback

Apakah yang menjadi motivasi anda untuk ikut beladiri? Tentunya banyak dan tiap orang berbeda-beda, bisa saja si A karena sering diganggu oleh preman, si B karena ingin olahraga saja, si C karena mengidolakan seorang tokoh seperti jackie chan. Sah-sah saja sebagai motivasi, yang perlu dipertanyakan adalah saat seseorang mulai belajar beladiri dan dari sejak awal menemui kendala yang  besar maka dengan sendirinya semangat awal tersebut pupus dengan sendirinya. Ambilah contoh saya sendiri, sebenarnya tidak terlalu ngefans sama Steven Seagal (dan 10) karena beberapa kali melihat film dibentangin sama orang ini dan mengunduh beberapa video dari internet akhirnya penasaran dengan aikido. Pada mulanya saya berfikir dengan gerakan atau teknik yang seperti ini saja sudah membuat terpelanting, ternyata supaya bisa “teknik”nya benar sangatlah susah.

Pada saat awal-awal latihan, terkadang bingung dengan teknik aplikasi-aplikasinya apa benar teknik ini dapat membuat orang jatuh tersungkur sempat sanksi juga. Kenapa tidak langsung tendang atau pukul saja selama masih ada kesempatan, kok ribet mesti putar sana putar sini kunci sana kunci sini apa tidak ada yang langsung tep tep tep gubraakkk orang udah nyungsep di tanah. Eitssss nanti dulu, kesabaran dan waktu rupanya menjadi kuncinya. Dalam aikido kita tidak bermain banyak tenaga, beladiri ini lebih mengandalkan pengusaan teknik sehingga orang dari berbagai jenis “kekuatan” bisa ikutan. Aikido mewajibkan setiap kali latihan berpasangan sebagai “uke” dan “nage”, fungsinya agar tiap-tiap orang tahu rasanya jadi pesakitan dan menjadi orang menyakiti/eksekutor. Aikido membuat seseorang diwajibkan untuk dapat mengontrol tenaganya, membuat orang yang tenaganya lemah mampu menjatuhkan lawan  dengan tenaga yang lebih besar dan orang dengan tenaga yang besar mampu menjatuhkan lawan yang tenaga lebih kecil tanpa harus membuat babak belur dan terluka parah karena filosinya adalah beladiri “kasih sayang”. Disini bukan  persoalan menang atau kalah tapi bagaimana kita bisa mempertahan diri kita tanpa memandang besar kecilnya badan dan tenaga musuh.

Latihan aikido sendiri walau tadi dikatakan hanya mengandalakan teknik jangan dikira tenaga tidak akan terkuras, apabila kita melakukan teknik dengan baik (atau mendekati baik) maka dalam hitungan waktu kurang-lebih 5 menit orang-orang dengan nafas pendek seperti saya sudah menggos-menggos dan ini juga dialami rekan-rekan saya di dojo. Latihan  aikido butuh proses untuk memahami filosofinya, pada saat masih pemula sekali seperti banyak kebanyakan orang yang belajar beladiri pastinya bingung namun laa kelamaan akhirnya paham juga filosofinya dan sedikit-demi sedikit mempraktekan saat latihan.

Selamat latihan, semoga bermafaat dan domo arigatougozaimasu sudah berkenan membaca tulisan sederhana ini

Komentar»

1. Renetis - Desember 9, 2009

Good posting…
Why not to share in SAD blog?

Regards

aditkus - Desember 10, 2009

If you want copy this article it’s ok, as long as you put the source

2. AIKIDO JATIM - Juni 20, 2010

Pemula, Oneigasimasu…

Apakah yang menjadi motivasi anda untuk ikut beladiri? Tentunya banyak dan tiap orang berbeda-beda, bisa saja si A karena sering diganggu oleh preman, si B karena ingin olahraga saja, si C karena mengidolakan seorang tokoh seperti jackie chan. Sah-sah …


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: