jump to navigation

Irimi, Kesalahan Dasar Yang Sering Dibuat Saat Latihan Desember 16, 2009

Posted by aditkus in Aikido.
Tags: ,
trackback

Tak Ada gading yang tak retak itulah yang bisa menggambarkan bahwa segala sesuatu tidak ada yang sempurna begitu pula saat rekan-rekan SAD latihan. Bila dicermati ada beberapa kesalahan dasar yang sering dilakukan antara lain yang paling mendasar adalah Irimi, kenapa dikatakan dasar karena memang ini merupakan teknik dasar dimana setiap gerakan aikido di awali dengan irimi terlebih dahulu. Irimi secara harafiah diartikan”Memasuki Area Tubuh”/ Gerak masuk. Banyak aikidoka berpendapat bahwa gerakan IRIMI mengungkapkan intisari aikido. Ide dibalik IRIMI adalah menempatkan seseorang (pada posisi) dalam menghadapi serangan sebegitu rupa sehingga penyerang tidak bisa melanjutkan serangan secara efektif, dan orang akan bisa mengontrol keseimbangan penyerang secara efektif.

Sebagai gambaran bagi yang belum tahu, irimi merupakan gerakan vertikal kedepan atau sedikit menyerong ke arah sisi luar tubuh lawan dengan menyeret kaki baik kaki depan maupun belakang dan  posisi kaki membentuk L. Irimi dilakukan saat hendak melakukan teknik dan memang semua teknik di Aikido diawali dengan irimi, irimi juga dapat digunakan sebagai “alat” untuk menghindari serangan apabila kita masih belum siap seperti kata Sensei Lukman “Yang penting Irimi dulu!!!”. Contoh saat uke menyerang dengan tendangan (asumsi dengan maygeri/ tendangan kedepan) cara untuk menghindar tanpa harus memblok serangan adalah dengan irimi sambil tangan mengallirkan tendangan tersebut, paling tidak bila cedera yang didapat besar. Irimi disini harus dilakukan dengan extra jauh hingga posisi kita disamping tubuh lawan dan kaki depan melewati pinggan dengan begini kita sudah berada di sudut mati uke.

.

Irimi menjadi masalah dan dilema ketika seorang nage pada saat diserang oleh uke dan melakukan teknik lupa dengan iriminya atau irimi yang dilakukan kurang mencukupi untuk mendukung teknik yang akan dilakukan. Ambil contoh saat Shomenuchi ikyo/nikyo omote/ura, dimana bila nage iriminya kurang banyak maka posisi nage akan kesulitan untuk melakukan  ikyo karena terlalu jauh dari badan sang nage. Disisi lain ada dilema lain dimana uke dan nage memiliki postur yang berbeda satu sama lain, katakanlah ukenya 180 cm dan nagenya 160 cm. Di sini nage harus extra irimi agar dia bisa masuk dalam area tubuh uke agar dalam melakukan teknik sebaliknya juga saat nagenya setinggi 180 cm bila diserang oleh uke terkadang tidak melakukan irimi karena dengan jangkauan tangannya sudah dapat masuk ke area tubuh uke padahal irimi merupakan gerakan dasar dari aikido.  Kesulitan-kesulitan ini didapatkan karena jangkauan irimi ini merupakan ukuran relatif tiap orang.

Berikut ada video menarik dari Youtube, di video ini di tampilkan gerakan dasar irimi dan beberapa aplikasi ditambah lagi gerakan irimi yang di kombinasikan dengan tenkan (gerakan dasar juga) sehingga gambaran tentang irimi menjadi lebih jelas lagi.

Komentar»

1. putrasriwijaya - Desember 18, 2009

wah, jadi tertarik neh..
kalo boleh tau di Jambi ada ga ya.?

aditkus - Desember 18, 2009

kalo untuk IAI, setahu saya belum ada mungkin yang organisasi KBAI atau YAI mungkin ada. silahkan coab chek ke situs masing2, biasanya mencantumkan tempat dojonya

2. Tomy Meilando - Februari 3, 2010

terima kasih infonya, saya ingin sekali belajar aikido, tapi belum sempat, karena di palembang jam latihan aikido malam hari sedangkan jadwal tersebut berbenturan dengan kerja, salam kenal, anda sungguh luar biasa, suksess selalu !!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: