jump to navigation

The Rule of Four Januari 15, 2010

Posted by aditkus in Books.
Tags: , ,
trackback

Sebuah novel yang ku baca di awal tahun ini, bukan milik sendiri tapi hasil dari pinjaman dari seorang kakak kelas. Mirip seperti Davinci Code, berkisar tentang pemecahan sandi-sandi dan simbol di sebuah karya Seni yang kali ini adalah sebuah buku yang bernama Hypnerotomachia yan menjadi teka-teki hingga sekarang. Identitas penulis Hypnerotomachia tetap simpang siur selama lebih lima ratus tahun. dengan tidak adanya bukti meyakinkan yang mendukung Francesco Colonna dari Roma ataua orang Venesia yang bernama sama, para sarjana terus bergulat dengan akrostik aneh, ‘Poliam Frater Franciscus Columna Peramavit,” kadang mengacunya sebagai bukti dari maksud misterius sang penulis.

Berikut sinopsinya:

Princenton, Jumat Agung 1999. Pada malam sebelum wisuda dua amahasiwa nyaris memecahkan misteri yang tersimpang dalam Hypnerotomachia Pliphili, sebuah teks Renaisans yang telah membingungkan para cendikiawan selama berabad-abad. Tereknal dengan kekuatan hipnotisnya terhadap siapapun yang menelitinya, Hypnerotomachia mungkin akhirnya akan  mengungkapkan rhasia yang terpendam selama 500 tahun kepada Tom Sullivan, yang ayahnya terobesesi pada buku itu. Tapi seiring dengan dekatnya tengat waktu, penelitian mereka terkatung-katung sampai kemudian muncul sebuah buku harian kuno. Apa yang Tom dan  Paul temukan di dalam bahkan membuat mereka sendiri terkejut: bukti bahwa lokasi sebuah ruang bawah tanah tersembunyi telah disamarkan lewat sandi-sandi di dalam halaman teks Renaisans yang membingungkan itu.

Bersenjatakan petunjuk terakhir tersebut, kedua sahabat itu memasuki dunia magis Hypnerotomachia-dunia tentang pengetahuan yang terlupakan, selera seks yang aneh, dan kekejaman yang tak terbayangkan. Tapi pada saat mereka menyadari betapa besarnya penemuan mereka, kampus Princeton yang bersalju terguncang; siswa yang telah lama mempelajari buku itu dibunuh, ditembak mati di tengah kesunyian ruang-ruang gedung departemen sejarah. Maka dimulailah siklus kematian dan  terbukanya rahasia-rahasia yang memaksa Tom dan Paul, dengan dua teman sekamar mereka, masuk kedalam putaran drama sebuah buku yang arti dan kekuatannya telah lama disalahmengerti.

Sebuah kisah intrik abadi, ilmu yang begitu memesona, dan kekuatan imajinasi yang luar biasa, The Role of Four adalah kisah seorang pemuda yang tercabik-cabik antara janji-janji masa depan dan daya tarik masa lalu, dan dibimbing hannya oleh persahabatan dann cinta. Tegang, penuh gairah, dan memesona.

Komen ku:

Buku ini khas buku yang ditulis oleh penulis-penulis barat yang berkaitan tentanhg teka-teki, setiap babnya mengundang tanda tanya. Pelaku antagonis sudah bisa ditebak dan perbuatan jahatnya namun yang paling menganggumkan trik-trik yang dipakai dan misteri yang dipecahkan, membuka nalar dan pikiran yangterbiasa terkungkung oleh buku-buku biasa. Dobrakan yang berani dari penulis, memang tidak sampai berdarah-darah dan kontroversial seperti Da vinci Code namun ya itu dari awal hingga akhir seakan misteri terus berputar-putar dikepala. Membawa pembaca untuk menelaah misteri yang terkandung…

Komentar»

1. ika - Januari 15, 2010

jadi penasaraaan!! sayangnya kmu jg minjem ya kek, kl pnymu kan aku mau minjem..hehehe

aditkus - Januari 15, 2010

lagi tekor ka, jadi ya akhirnya pinjem aje

2. bonekarusia - Februari 14, 2012

Iya, seneng ya baca misterinya… Seru…🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: