jump to navigation

Orang tua Tidak shalat, bagaimana anaknya kelak? Januari 25, 2010

Posted by aditkus in Contemplation.
Tags:
trackback

Aku mempunyai seseorang teman, sebut saja namanya A. Dia lebih tua sekitar 5 tahun dan biasa aku panggil  mas dan sudah mempunyai Istri. Aku bisa mengenal lebih dekat dengan si A karena kami pernah melakukan perjalanan bersama-sama. Di perjalanan itulah aku tahu banyak tentang dia dan keseharian dia, saat itu aku baru tahu kalau dia malas untuk mendirikan  shalat 5 waktu.  Sebenarnya sih sudah biasa bila melihat orang yang meninggalkan sholat contohnya temanku yang satu ini, namun aku merenung sejenak dan bertanya dalam hati “apa yang membuat seseorang tidak melakukan ibadah dan lebih mementingkan urusan duniawi?” tentu banyak jawabnya. Tentu saja begitu banyak kemungkinannya, bisa jadi karena memang malas, faktor keluarga dan lain-lain. Aku sempet memperhatikan  teman-teman yang lain juga dan mempunyai kebiasaan meninggalkann shalat fardhu. Salah satu kesamaannya adalah faktor keluarga yaitu tidak adanya anggota keluarga yang mampu memberikan contoh dan mengingatkan  tentang shalat sehingga teman-temanku ini lebih sering meninggalkan sholatnya.

Sekedar info saja, temanku ini sebentar lagi akan mempunyai seorang anak. Yang menjadi pertanyaanku adalah bagaimanakah si Anak kelak bila orang tuanya saja malas sholat, seperti kata pepatah “buah tidak akan jatuh jauh dari pohonnya”. Apakah nantinya sang anak akan mengikuti jejak orang tuanya? Lalu siapakah yang patut disalahkan  bila seperti ini? Mungkin bisa saja dijawab “ah belum dapat hidayah !” Padahal sudah jelas sudah ada perintah mendirikan shalat dan diberikan  keringanan bila berhalangan.salah satunya:

Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku (Albaqrah: 43)

Pada dasarnya ini tidak bisa dijadikan jaminan mengenai ketaqwaan seseorang, bahkan anak seorang nabi pun bisa saja rusak berat seperti cerita anaknya nabi Nuh as, Kan’an.Allahu alam

Komentar»

1. Raditya Wirayoga - Januari 26, 2010

Orang tua tidak shalat,
anak akan bejat

aditkus - Januari 27, 2010

nice quote

2. adhi nugraha - April 16, 2011

assalamualaikum
maw tanya juga ,,,
kenapa bapak malas sholatnya ,tidak pernah malah ,apalagi puasa,kakek juga.
padahal kata ibu diwaktu mudanya beliau rajin untuk sholat.mhn pendapatnya y..syukron

aditkus - Mei 6, 2011

sebenarnya ini kembali lagi ke diri masing-masing. Tidak mutlak, apakah bila bapak maling anaknya juga maling? tentu tidak kan. Namun pada umumnya yg punya pengaruh kuat terhadap seorang anak adalah ortu, maka alangkah baiknya bila ortu mampu memberikan teladan yang baik pula.

Bila ortu mampu menghasilkan anak yg shaleh tambah bagus lagi, agar bila suatu saat si ortu meninggal dunia amal mereka tidak putus. Semoga bisa menjawab allahualam


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: