jump to navigation

Saat diri Ditafakuri Oktober 10, 2010

Posted by aditkus in Contemplation.
Tags:
trackback

Apakah Kamu tidak mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada dilangit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohon, binatang yang melata, dan sebagian besar manusia? (Q.S. Al-Hajj 18)

Jikalau tiga puluh tahun kita hidup tentu Allah pun tahu persis selama ini kita membutuhkan makanan untuk menyehatkan dan menguatkan tubuh. Karena, setiap kali tiba saatnya perut merasa lapar, kapan Dia tidak memberi kita makan? Setiap pagi, siang dan malam Dia selalu menyiapkan apa-apa yang kita butuhkan, bahkan ketika ikhtiar kita dalam mencarinya asal-asalan.

Walaupun Allah menyaksikan setiap kali kita menyantap makanan ataupun minuman air tidak pernah disertai ingat kepada-Nya dan diniatkan kepada-Nya. Namun, toh dia tidak pernah lupa dengan selalu mencukupi segala kebutuhan kita. Allah tahu persis akan perasaan malu kita aurat terbuka. Karena nya dia segera mengauniai kita rezeki untuk membeli pakaian, walaupun diluar sana banyak orang yang tidak mensyukuri nikmat Allah dengan mengubar auratnya.

Cobalah buka lemari pakaian: berapa tumpukkan pakaian yang kita milki sat ini. Walaupun dia tahu jarang sekali kita menyebut nama-Nya setiap kali pakaian itu dikenakan, namun toh kasih sayang-Nya tetap diwujudkan. Bahkan dia yang Maha Mengetahui segala lintasan hati manusia, selalu menyaksikan niat riya dan ujub kita ketika mengenakan pakaian yang indah-indah.

Selalu disaksikan bahwa kita berpakaian itu hanya untuk dipuji dan dihargai oleh orang lain. Sementara itu, dicerdaskannya-Nya akal pikiran kita bisa sekolah atau kuliah menuntut ilmu. Adakah kita selalu terirngat kepada Allah dan memohon dikaruniai ilmu oleh-Nya. Adakah kita selalu teringat kepada Allah dan memohon diakruniai Ilmu oleh-Nya setiap kali mulai membuka buku atau mendengarkan dosen menyampaikan ilmu? Adakah kita memuji Allah setiap kali kita usai belajar.

Coba jawablah dengan jujur! Sekiranya kita ternyata sangat jarang teringat kepada Allah dan terima kasih kepada-Nya saat menuntut ilmu, ketahuilah bahwa Dia Maha Berkuasa untuk berbuat sekehendak-Nya. Teramat mudah bagi-Nya untuk membuat kita menjadi gila atau idiot seketika. Apalah daya kita?

Walaupun Allah tahu kita suka sombong dan meremehkan orang lain yang tidak kuliah atau berprestasi belajarnya lebih rendah daripada kita. Walaupun Allah tahu dengan kecendikiawan kita, kita pun lantas menjadi gemar meremehkan dan menganggap bodoh orang lain. Akan tetapi toh dia tetap memberi kita ilmu-ilmu yang belum kita ketahui, tidk malah mencabut segala yang telah bersemayam di otak ini. Yang jauh lebih penting lagi adalah nikmat terbesar, yang telah Dia berikan kepada kita: nikmat Iman dan Islam. Padahal apalah artinya bagi Allah

Dia tidak butuh manusia sama sekali. Walaupun bergabung seluruh manusia di jagat bumi ini untuk taat kepada-Nya, sama sekali tidak akan menambah kemuliaan-Nya. Demikian pula kalau kita murtad dan ingkar semuanya, sama sekali tidak akan mengurangi kemuliaan-Nya. Akan tetapi, dengan kasih sayang-Nya kita ternyata di takdirkan menjadi manusia yang memilih Islam dan iman. Padahal, Allah tahu persis ibadah-ibadah kita sangat buruk.

Tengoklah shalat yang kita dirikan. Kapankah pernah Khusyuk? Tidak jarang, kita malah menyekutukan Allah ketika shalat lantaran pikiran-pikiran yang kerapkali melayang-layang ke masalah duniawi. Bahkan tergelincir ke dalam khayalan-khayalan mesum. Kalaupun melaksanakan shaum pernahkah kita merasakan shaum yang dilakukan itu sempurna? Memang perut kita shaum, tetapi mata, telinga, mulut, tangam, bahkan hati adakah juga ikut shaum? Semoga shaum kita diterima oleh Allah Wallau a’lam bisshawab

Oleh: KH Abdullah Gymanastiar

Majalah YDSF edisi bulan Oktober 2010

 

 

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: