jump to navigation

Tips Membuat Surat Lamaran Pekerjaan yang Menjual #part 2 Desember 27, 2010

Posted by aditkus in Daily Life.
Tags:
trackback

jobseekerSambungan #part 1

e. Hindari kerancuan kalimat majemuk setara dengan kalaimat majemuk bertingkat

Contoh:

Meskipun saya belum berpengalaman bekerja namun saya memiliki kompetensi dalam bidang tersebut.

Seharusnya:

Meskipun saya belum berpengalaman bekerja, saya memiliki kompetensi dalam bidang tersebut

f. hindari kemubaziran

contoh:

saya adalah menrupakan pekerja keras yang sanggup bekerja di bawah tekanan

seharusnya:

saya adalah pekerja keras yang sanggup bekerja di bawah tekanan

4.  Bahasa Surat

Bahasa surat lamaran biasanya menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar (sesuai dengan EYD). Sangat tidak dianjurkan menggunakan bahasa gaul dan bermakna konotasi serta mudah dimengerti oleh pembaca. Susunan kalimat harus jelas, mana yang subjek, predikat, objek, dan keterangan. Hindari penggunaan kalimat yang panjang dan perhatikan pula tanda baca. Meskipun hanya tanda titik (.), bila tidak dibubuhkan, dapat mencerminkan pribadi yang kurang teliti.

5. Bagian-bagian surat

Layaknya tubuh, surat terdiri dari beberapa bagian dan harus diketahui bagi yang ingin membuatnya. Bagian-bagian surat ini tidak boleh dibolak-balik urutanya. Berikut ini bagian-bagian surat yang perlu dipelajari

a. Kepala surat

Kepala surat biasanya terdiri dari (1) nama instansi, (2) alamat lengkap, (3) kode pos, (4) nomer telepon, (5) alamat email/website, dan lambang (logo) instansi. Akan tetapi, akrena anda tidak mewakili lembaga adan atas anama pribadi maka kepala surat ini boleh ditiadakan.

Andaipun anda tetap ingin mencantumkanya, cukup tulis nama lengkap, alamat rumah, nomor telepon, dan email di pojok sebelah kanan atas. Jenis huruf yang digunakan sebaiknya yang standar (time new romans/arial), dan ukuranya pun tidak melbihi ukuran huruf untuk isi surat.

Fungsi kepala surat antara lain agar identitas anda segera diketahui meskipun di dalam isi surat telah disebutkan. Tanpa perlu buang-buang waktu sang admin (biasanya menjadi penyortir surat dan yang memanggil calon pelamar) dapat membaca na amda nomor telepon Anda denngan cepat.

Silahkan dilihat contoh berikut ini. Pada umumnya setelah menuliskan kepala surat, berilah garis bawah agar pembaca dapat membedakan mana kepala surat dan bagian yang lain selain itu agar surat terlihat rapi.

 

Contoh:

Burhannudin Abdullah, S.E.

Jalan Benalu Gang Bonsau No. 77

Purworejo – Jawa Tengah

Telepon: 027465212xx

Email: jidat_burhan@yahoo.uk

b. Tanggal Surat

Tanggal surat berisi kapan Anda menuliskan surat lamaran tersebut. Tanggal ditulis secara lengkap, yakni tanggal ditulis dengan angka, bulan dengan hurufm dan tahun dengan angka. Beriikut ini hal-hal yang perlu Anda perhatikan ketika menulis tanggal surat.

  • Penulisan tanggal surat tidak boleh disingkat. Misalnya, 17 Agustus 2010 disingkat menjadi 17-8-2010 atau 17 Agt 2010
  • Nama Bulan hendaknya ditulis dengan cermat. Mislanya Februari, bukan Pebruari, November bukan Nopember.
  • Sebelum tanggal tidak perlu dicantumkan nama kota karena nama kota telah dicantumkan di kepala surat.
  • Setelah angka tahun tidak perlu diberi tanda baca apa pun
  • Letak tanggal surat ditulis di sebelah kanan, di bawah kepala surat

c. Lampiran  dan hal

Selayaknya surat resmi (dinas), nomor, lampiran dan hal merupaka satu kesatuan yang tak terpisahkan. Nomor surat tidak perlu dipakai  karena surat lamaran tidak mewakili sebuah lembaga/instansi.

Fungsi surat adalah untuk menginformasikan apakah surat lamaran Anda disertai surat-surat penting lainnya. Jangan lupa untuk menginformasikan pula ada berapa lembar atau bendel lampiran tersebut.

Begitu pula, hal berkaitan dengan perihal apakah yang ingin disampaikan delam surat lamaran tersebut. Misalnya, apakah anda melamar sebagai guru, tenaga tata usaha, atau penjaga sekolah. Dengan ditulisnya hal yang Anda inginkan, sesungguhkanya mempermudah para penyeleksi (rekruiter) untuk memilah-milah para pelamar sesuai dengan yang menjadi maksud si pelamar karena penyeleksi tidak harus membaca dahulu isi surat secara keseluran padahal surat lamaran kerja bukan hanya satu dua namun sampai ratusan.

Contoh:

Kepala surat

Tanggal surat

Lampiran     : Lima lembar

Hal                  : Lamaran sebagai Dosen

 

Yang perlu diperhatikan dalam menulis lampiran dan hal adalah:

a)      Kata ‘Lampiran’ tidak perlu ditulis jika memang tidak ada yang dilampirkan

b)      Penulisan lampiran dan ‘hal’ ditulis  dengan diikuit tanda titk dua (:) dan berurutan ke bawah, dimulai dari lampiran, kemudian hal.

c)       Penulisan lampiran dan hal berada di lajur kiri, dibawah kepala surat.

d)      Jumlah barang dalam lapiran ditulis dengan huruf, bukan dengan angka dan tidak diakhiri tanda baca.

e)      Hal berisi pokok surat yang penulisnya tidak diakhiri tanda baca

contoh:

Kepala surat

———————————————————————————————————————————–

Tanggal surat

Lampiran : Lima lembar

Hal              : Lamaran sebagai dosen

 

Disadur dari disadur dari “Jual Diri” Menggunakan Surat Lamaran yang Mengesankan & CV Berdaya Pikat Tinggi

tulisan-tulisan yang berhubungan dengan dunia jobseeker:

Surat lamaran kerja dalam bahasa Inggris #part 1

Surat lamaran kerja dalam bahasa Inggris #part 2

Surat lamaran kerja dalam bahasa Inggris #part 3

Tips Membuat Surat Lamaran Pekerjaan yang Menjual #part 1

Tips Menghadapi Wawancara

Focus Grup Discusion, Sebuah Pengalaman Berharga

 

 

Komentar»

1. Tips Membuat Surat Lamaran yang Menjual #part3 « AditKus Cas Cis Cus - Januari 27, 2011

[…] Tips Membuat Surat Lamaran Pekerjaan yang Menjual #part 2 […]

2. Tips Membuat Surat Lamaran yang Menjual #part3 « Info Karir dan Lowongan Pekerjaan - Februari 6, 2011

[…] Tips Membuat Surat Lamaran Pekerjaan yang Menjual #part 2 […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: