jump to navigation

Daripada Nganggur Mending Mengaudit Koperasi #part 1 Februari 5, 2011

Posted by aditkus in Daily Life.
Tags: , ,
trackback

Daripada nganggur mending terima aja kerjaan freelance sekalian cari pengalaman. Ini bukan pertama kalinya sebenarnya,  sebelum udah pernah juga dua kali an lah dapat job sejenis ini cuman bedanya yang dulu jadi penerjemah nah yang sekarang jadi auditor. Kerjaan kali ini bener-bener buta apa yg mau dilakuin walaupun aku anak akuntansi tapi yang namanya audit aku ga mudeng blas, yah jadinya pas mengaudit kayak orang bego gitu clingak-clinguk ga jelas.

Untungnya aku ga single fighter, masih ada dua rekan cewek  yaitu Ima dan Bina. Ima sangat berpengalaman banget soalnya dia pernah kerja di salah satu di KAP yang terkemuka di Indonesia dan Bina pernah kerja di KAP  selama beberapa bulan nanganin kerjaan compile (nyusun laporan etc). Sedangkan aku? 180 derajat dari mereka alias Pengalam kerja yang berhubungan dengan background edukasi  ga ada? Klo ditanya Pengalaman melamar kerja  aku sih seabreg-abreg bisa dipastikan aku lebih banyak dari mereka berdua (gitu aja bangga), dari perusahaan yang bergengsi sampai yang ukuran biasa-biasa aja udah pernah aku lamar namun sayang belum ada yang tembus.

Ok eniwei, kali ini aku kerja di bawah kaki tangan temenku yang juga kerja di bawah salah satu KAP di Surabaya. Jadi gini ceritanya temenku sebut saja namya Ica (bukan nama sebenarnya) diminta oleh sebuah koperasi (klien) untuk menyusun laporan keuangan nah berhubung Ica cs udah nyusun laporan keuangannya. Agar laporan keuangannya mempunyai diakui keabsahannya dan tentunya bisa dipake minjem kredit di Bank maka perlu dilakukan pengauditan, pihak yang mengaudit tidak boleh oleh pihak yang telah menyusun laporan keuangannya. Singkat kata aku dan 2 orang cewek jadi counternya alias auditornya.

Hari pertama

Hari pertama aku dan Ima disuruh ketemuan di kampus, tapi apa daya emang kebiasaan  senang ngaret sampai jam sepuluh aku belum nongol di kampus dan akhirnya aku dijemput (paksa) di kos. Sebelumnya aku udah nanya ke Bina masalah dress code kerja kita, dia bilangnya pakaian formal. Ya sudah aku make formalah buat dan udah kayak young executive + necis begitu juga, dan eng ing eng waktu aku liat si Ima yang kebetulan jadi ketua tim pakaiannya malah santai jaya. Bukan hanya aku aja yang kaget bIna juga bilang dia kaget waktu lihat  Ima ga begitu formal banget, atasan okelah blouse (entah apa istilahnya pokoknya berkerah) tapi bawahannya semi jeans sepatunya pun bukan hak.

Hari pertama kerja aku dapat bagian prapenugasan, Bina Internal kontrol, dan Ima sebagai team leader menyusun prosedur audit yang nantinya akan kami laksanakan. Sebagai gambaran garis besar alur audit yang kami lakukan adalah sebagai berikut:

Gimana Paham? Masih belum juga Ok liat penjelasan dibawah ini ya

1. Perencanaan Audit (planning the audit)

Pemahaman atas sasaran yang akan diaudit, pengumpulan informasi awal, dan pengidentifikasian resiko

2. Pengujian pengendalian (test of control)

Yaitu penyelidikan, inspeksi dan obesrvasi  dari prosedur-prosedur kontrol untuk mengevaluasi apakah sistem telah mempunyai kontrol yang baik.

3. Pengujian subtantif

a. Pengujian transaksi ( Test of Transaction)

Intinya mengaudit semua transaksi yang dilakukan oleh klien dan tentunya tidak semuanya, bayangkan saja kalao    klin   ini perusahaan besar tentunya transaksi bakalan ada ribuan. Metode yang umum adalah sampling

b. Pengujian Saldo/ keseluruhan  hasil (test of balance or overall result)

Biasanya mengecek saldo suatu akun, msialnya piutang. Auditor bisa mengirikam surat konfirmasi ke debitur.

4  Penyelesaian Audit

Membuat kesimpulan/rekomendasi untuk dikomunikasikan ke manajer. Biasanya sih opini auditor.

Di hari pertama ini aku dan Bina melakukan wawancara dengan karyawan untungnya semua berjalan dengan kooperatif yang kesemuanya masih bagian dari preleminary. Aku agak bingung dengan tugasku, apa boleh buat jadi sering kali tanya Ima dan bina dengan suara keras sampai Bina mencolek aku dan ngetik di notepad laptop “Dit jangan keras-keras tanyanya, ntar dikira kita ga ngerti masalah audit” huiiikkkkkk!!!

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: