jump to navigation

Ketika Bunga Curhat: Aku Masih Sayang #part 2 Maret 3, 2011

Posted by aditkus in Daily Life.
Tags:
trackback

“Ga bisa Dit, dia cowok brengsek”

“Lantas kenapa kamu masih mengingat-ingat dia terus kalau dia memang cowok brengsek?” tanyaku lagi dengan nada bingung.

“Aku sebenarnya masih sayang sama dia Dit”

“Loh kok bisa ?, kan katamu tadi dia brengsek”

Sambil jalan dia cerita awal mula dia kenalan dengan mantannya hingga mereka putus namun itu masih belum semua di ceritakan olehnya. Well dia dan mantannya satu kampus sama-sama Farmasi dari semester satu sudah pacaran dan sejak saat itu juga aku udah mulai lost contact dengan bunga, setiap ada acara kumpul-kumpul alumni SMA dia jarang sekali nongol. Bunga cerita kalau mantannya dia adalah “enemy of the state” di kampusnya dan memang banyak yang ga suka, sudah berulang kali selingkuh dan ketahuan oleh Bunga. Anehnya si Bunga ya terus-terusan memaafkan dengan alasan “masih sayang”, aneh memang anak ini entah setan apa yang merasuki pikirannya walaupun sudah berulang kali dikhianati tapi tetap saja setia. Lalu Bunga cerita lagi apabila dia jalan sama cowok lain yang notabeni cuman temen,  mantannya akan marah besar dan sampai sekarang walau status udah putus tetap aja begitu. Dia dan mantanya sekarang masih sering bertemu karena sama-sama masih mengambil profesi. Sebenarnya dia juga agak khawatir kalo ketahuan jalan malam itu dengan aku.

…………………………………………….

Setelah dia puas dan aku lemas…loh???? Maksudnya dia puas cari barang walaupun ga ketemu (dia sebenarnya minta dianterin lagi besok tapi aku tolak berhubung ada kerjaan GeJe Di klien) kami pun cari makan, awalnya sih dia nawarin makan di resto TP tapi aku tolak soalnya aku tahu posisi dia juga anak kos kayak aku jadi pastinya duit ga banyak-banyak amat. Boleh jadi hari ini makan enak besok seminggu mau makan jadi enek karena tongpes, pilihan jatuh di warung 24 jam di stasiun gubeng. Yang milih tempat dia juga dan dia milih tempat duduk karena beberapa kali makan disana sama mantannya…bah bah mulai lagi ceritanya flashback dan aku kebagian jadi pendengar setia. Kalo ceritanya asik sih ga masalah nah ini cerita kenangan indah dilanjutkan dengan cerita buruk mulu manalagi lapar, bisa-bisa hilang nafsu makanku.

*Hufft…..aku ambil nafas dulu dan buang pelan-pelan lewat belakang ya (#SFX bunyi kentut:preet!!). Capek juga ngetiknya, ceritanya masih panjang dan luuuaaammaaa…

Sambil makan Bunga sekali lagi dia mengulang cerita dan kali ini pake acara ke pengadilan, ganti rugi (uang) dan sewa pengacara bahkan sampai guna-guna serta psikolog. Si mantannya emang keterlaluan padahal udah putus dari setahun yang lalu tapi ya kok masih seneng ngerecoki kehidupan si bunga dan si Bunga juga masih jalan bareng sama dia. Sampai suatu saat dia dan Mantannya terlibat masalah, lalu satu tamparan pernah mendarat di muka Bunga. Dari sini perkara dibawa ke ranah pengadilan, Dia dapat ganti rugi material yang dia bilang cukup besar. Sekedar tahu saja mantannya ini dibenci banyak orang bahkan  juga pernah digebukin. Si bunga sampe sekarang belum bisa melupakan mantannya ini walau dengan kenangan buruk yang sudah menimpanya dengan cuman satu alasannya “AKU MASIH SAYANG”. Emang cinta kadang ga bisa dilogika, udah tahu pernah disakiti tapi ya tetep aja “CINTA dan SAYANG”. Padahal dia dan mantannya pada awalnya berpacaran berkomitmen untuk nantinya menikah kok urusan jadi runyam begini?

Mantannya ini sebenarnya bukanlah orang yang kaya sekali bahkan masih kalah sama bunga tapi dia selalu tampil Bak orang berduit sikapnya juga dengan pongah dan munafik.  Selalu mengumbar janji-janji manis yang belum tentu bisa ditepatin dan setiap kali ditagih selalu mengelak. Kadang ada janji yang baru terealisasi setelah sekian lama, dan ini yang bikin Bunga penasaran.

walaupun begitu Bunga tetap setia menunggu dan susah buat dia melupakan mantannya itu…. (udah kayak politisi hewan perwakilan rakyat yang terhormat  aja). Mau-maunya bunga dikibulin, cewek macam apa kamu ini nak nak….*tepokjidat

Dari ceritanya yang panjang dan situasi yang dialami bunga, tiba-tiba terbesit dipikiranku kalau dia  sebenarnya diguna-guna sama mantannya. Kenapa? Menurutku kalau orang sudah tersakiti hatinya pastinya akan mencoba menjauh atau paling tidak menghindar dari oranang yang telah mneyakiti tersebut. Situasi si Bunga kok ya aneh, ga bisa lepas nempel terus sama perangko sama si cowok penjahat kelamin tersebut. Dari sini aku ambil kesimpulan pasti ada apa-apa. Dan ternyata emang bener seperti itu, menurut rumor yang terpercaya namun tidak bisa disebutkan sumbernya, mantannya ini memang pernah mengguna-guna Bunga.  Aku bukan orang pertama yang ngasih analisis seperti itu, udah 5 orang yang mempunyai dugaan yang sama.  Lalu dia menuturkan lagi kalau dia udah pernah rukyah dan  mencoba ke psikolog untuk menghilangkan pengaruh buruk si mantan. Untuk rukyah katanya sih awal-awal plong namun tidak bertahan lama, trus sejak dia ke 2 psikolog yang beda  (masih temennya juga) beban pengaruh udah mulai berkurang sedikit demi sedikit. Dia bilang keadaannya dulu lebih parah dari yang ini, aku sih bilang yang sekarang aja udah parah ga dimasuk akal apalagi yang dulu…

Bunga pun meminta nasihat dariku, aku sendiri bingung mau ngasih nasihat apa. Aku ini hanyalah seorang Jomblo ting ting yang ga punya pengalaman cinta dan akhirnya aku ngasih nasihat supaya coba melupakan dia. Cobalah cari pria lain dan kalau perlu segeralah menikah saja, toh juga sepertinya awal komitmen dia pacaran dengan mantannya dulu mau nikah. Dan taukah apa yang Bunga katakan padaku “Aku mash sayang sama mantanku” ckckckckck….

Sedikit demi sedikit aku coba korek tentang kehidupannya. Pada dasarnya Bunga memang agak jauh dari namanya Tuhan  (bukan sok suci loh ya) dulu nya, shalat bolong-bolong. Dia ngakunya sekarang sejak setahun ini udah mulai rajin shalat trus make jilbab. Sempet dia bertanya hal apakah dia cocok apa tidak pake jilbab, buat ku itu aneh. Aku pun tergelitik untuk bertanya balik ke Bunga

”Aurat cewek itu darimana sampai mana?”.tanyaku “Ga ada istilah cocok apa ga tapi itu kewajiban seorang muslimah”lanjutku dengan tatapan serius ke dia.

“Hmmmg gitu ya” jawabnya singkat

 

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: