jump to navigation

Bule Juga Manusia April 27, 2011

Posted by aditkus in Books.
Tags:
trackback

Kayaknya udah ga kehitung berapa banyak orang luar menulis tentang negeri kita yang katanya “gemah ripah loh Jinawi” ini baik itu yang menulis tentang flora, fauna, alam, hingga manusianya. Mereka banyak bercerita tentang negeri kita tercinta ini, sudah ada yang dibukukan dalam karya ilmiah, novel dan film. Mulai dari yang baik hingga negatis seperti beberapa buku karangan Snock Hugronje bisa kita temui (tentunya kalau buku begini cuman nemu di perpus).

Negeri ini memiliki daya tarik yang sangat besar dari jaman baheula kala hingga sekarang bagi para orang-orang dari manca negara. Nah kali ini ada sebuah karya tulisan yang dibukukan dari blog seorang “bule” yang pernah berkunjung ke Indonesia. Bule ini cukup antik, sodara-sodaraku sebangsa setanah air. Antik dari mana? Apakah dia sudah berumur sangat tua sekali? Ooo bukan begitu. Dia orang Bule yang Indonesia banget (walau statusnya masih WNA), penggemar film Indonesia (kec Horor), musik Indonesia, dan bahkan fasih berbahasa Indonesia gaul.

Ya namanya bang Richard Miles alias Bule Ngehe. Dia lahir di Lilydale, Victoria sebagai anak keempat Doug and Meredith Miles, dari kecil bercita menjadi pemain golf pro namun tidak kesampaian. Dia merupakan lulusan Bahasa Indonesia dan Sejarah Modern dari The University of Adelaide dan berkeinginan menjadi guru bahasa Indonesia di Australia.

Awalnya dia hanya membuat blog dalam bahasa Indonesia yang isinya berbau Indonesia, termasuk pengalaman dia ketika berkunjung ke Indonesia. Di bukunya dia banyak bercita tentang Indonesia, dari awal ketertarikan dia belajar bahasa Indonesia hingga kisah kocaknya yang akan membuat perut terkocok membaca kisahnya. Karena banyak kisah gokil dia sehingga beberapa  teman-temannya di Indonesia meminta Richard menulis buku lalu terbitlah buku ini dengan berjudul “Bule Juga Manusia”. Di buku tersebut dia ingin menjelaskan terkadang orang Indonesia sering salah persepsi terhadap orang “Bule” atau orang barat, mereka kadang dianggap lebih baik itu dari segi harta, kepintaran, dan lain-lain.Pada inti Richard ingin mengatakan Bule sebenarnya sama saja seperti kebanyakan orang di dunia ini, derajatnya sama ada yang kaya dan miskin, ada yang pinter dan bodoh…tak perlu dibedakan perlakuannya.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: