jump to navigation

Accounting For Dummies, for Real Dummies like Me Mei 29, 2011

Posted by aditkus in Daily Life.
trackback

#Kata pengantar#

Pertama-tama aku membuat tulisan ini semata-mata untuk mengisi waktu sebagai seorang pengangguran yang tak kunjung mendapatkan pekerjaan, entah kenapa selalu gagal di saat-saat terakhir. Latar belakang pendidikanku adalah sarjana akuntansi yang kuliahnya molor karena lebih senang berorganisasi daripada belajar akuntansi, lebih senang bersosialisasi dengan orang bukan dengan literature kuliah dan dosen. Lulus dengan nilai pas-pasan tiga lebih sedikit, skripsi digarap 3 semester dengan berkali-kali ganti judul dan dua kali ganti dosen serta tema skripsi.

Sebenarnya sudah banyak tulisanku di blog ini, silahkan periksa sendiri ya. Namun tidak ada yang menyentuh tentang kuliah yang aku geluti ini kecuali beberapa tulisan mengenai audit. Hampir semua isinya pengalaman pribadiku yang aku tuangkan dalam tulisan walaupun sepertinya setahun belakangan ini minatku menulis sudah mulai memudar seiring dengan pusingnya aku mencari kerjaan di negara tercinta ini. Yang jelas aku semakin aktif menulis bila ada kesibukan, ambil contoh pas garap skripsi karena otakku bekerja tidak seperti sekarang yang ga kepake karena nganggur. Pengunjung blog ini ramai mengunjungi bagian jobseeker nya terutama cara menulis surat lamaran kerja dan segala tetek bengek dunia lowongan kerja. Ini membuktikan banyak orang bernasib seperti aku hu ha2x….:)

Menenangkan diri #listening Maher Zain, Insyallah# Insyallah dapat kerja *ngarep.com

Ok guys, as I said before I made this post just for keeping me busy while searcing a job. But not only that my reason. Once upon a time one of the famous state company invited me to interview at five stars hotel in Surabaya, this interview was stiil in a recruitment process. In first time I was not imagine the interviewer will ask comprehensive accounting questions, I’m not ready yet at that time. Damn!!! I missed whole questions. From my experience, first time interview usually companies will not ask technicaly, they usually only ask about my reason want to joint their company and they want to know my daily acitivities and also sometimes my opinion. But Milk already become stale, rice already become porridge… I don’t know what I should do now, that’s my biggest chance….

Aku bukanya tanpa persiapan, buku pengantar akuntansi sudah aku lahap begitu juga buku akutansi biaya rupanya itu juga belum cukup memadai untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan interviewer. Mungkin ada pertanyaan, kenapa hanya dua buku saja dari sekian banyak tema akuntansi. Ok saat itu posisi ku juga berniat melamar di salah satu konsultan management local di Surabaya, aku sih sudah paham model-model soal yang keluar saat tes dan kebanyakan tidak akan menyentuh level hingga mendalam cukup kulit luarnya saja dari akuntansi makanya aku berpikir cukup belajar dari dua buku itu yang mewakili kulit dari akuntansi. Ya prediksiku meleset, hampir semua pertanyaan yang keluar essensial semua dikupas mendalam hingga ditanya soal jurnal juga. Mereka bertanya mengenai teori juga yang sebenarnya aku pernah belajar namun aku lupa semua. Seharunya aku belajar buku akuntansi keuangan menengah….

#Sungguh aku tak bisa sampai kapanpun tak bisa…..sesungguhnya aku tak mampu, sulit untuk ku bisa, sungguh sulit untuk ku bisa…# by Geisha, Cinta dan Benci *lose hope

Berangkat dari itulah aku berniat menulis sebuah post series yang isinya tentang akuntansi dasar dan semoga saja terwujud sekalian aku belajar kembali juga.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: