jump to navigation

Makna Dibalik Kamae Juni 4, 2011

Posted by aditkus in Aikido.
trackback

Relaksasi

Tiap beladiri mempunyai sikap atau yang lazim disebut kuda-kuda (stance) yang berbeda-beda, begitu juga dengan aikido. Kuda-kuda dalam aikido atau pada beladiri jepang pada umumnya disebut kamae  adalah posisi siap untuk mengeksekusi teknik. Kuda-kuda dalam Aikido tidak dilakukan dengan kaku yang hanya akan membuat setiap gerakan tegang dan tidak mengalir. Kuda-kuda harus dibuat sedemikian rupa sehingga akan menunjang setiap gerakan dalam Aikido. Walau demikian, sikap (kuda-kuda) harus tetap dalam keadaan dimana titik keseimbangan tubuh dalam posisi yang stabil sehingga tidak mudah digoyahkan. Sikap ini adalah ketika kita mampu menempatkan berat badan pada posisi terendah dan berkonsentrasi pada satu titik (hara: dua inci di bawah pusar).

Kamae aikido diadopsi dari langkah pedang beladiri pedang (kenjutsu). Kaki dari seorang aikido akan membentuk huruf L (liat gambar), kaki depan akan lurus dan kaki belakang menyamping. Tujuan dari kaki lurus kedepan adalah untuk memudahkan gerakan irimi (baca post tentang irimi) yaitu gerakan sliding(menggeser) baik itu menyamping ataupun lurus kedepan. Seandainya kaki depan itu menyamping pastinya akan menyulitkan gerakan. Dalam hal apapun, bentuk sikap menunjukkan kondisi mental seseorang. Maka dalam Aikido, diperlukan sebuah sikap (kuda-kuda) yang dilakukan sedemikian rupa sehingga memunculkan kondisi mental yang siaga namun tidak tegang.

Shioda sensei pernah berkata bahwa aikido bermula dengan kamae dan diakhiri dengan kamae. Kadang makna dari kalimat ini sering diacuhkan dan disalah persepsikan. Secara sederhana, tanpa kamae maka aikido tidak ada artinya dan eksekusi teknik tidak memiliki kekuatan. Pada saat belajar aikido yang diajarkan pertama kali adalah sikap kamae.  Kamae merupakan suatu hal yang dasar, bila kamae benar maka tekniknya pun tekniknya pun akan benar. Berikut ini adalah prinsip dasar ketika kita sedang kamae:

  1. Kamae haruslah terlihat natural, jarak kedua kaki tidak terlalu dekat tapi juga tidak terlalu jauh.
  2. Eksekusi teknik harus memiliki kekuatan di pinggang dan kaki – sumber kekuatan berasal dari gerakan pinggang-bukan tangan.
  3. Kamae selalu mengarah kedepan. jika Anda memiliki masalah  pada tumit Anda ketika di Kamae Anda perlu berbicara dengan instruktur untuk meminta saran.
  4. Pada saat kamae, kaki menyentuh bumi dan bersikap santai.
  5. Kekuatan berasal dari kaki belakang-rasakan kekuatan mengalir dari bagian terluar mata pisau dari kaki belakang. Kekuatan aka bertambah bila kaki belakang diluruskan.
  6. Bersikap santai dan tidak tegang.
  7. Tangan dan pundak harus santai dan tidak tegang.
  8. Gunakan jempol kaki anda untuk menstabilkantubuh dan menahan berat badan  agar posisi tidak bergeser.
  9. Posisi badan bagian atas berubah sedikit saja ketika mengeksekusi teknik.
  10. Sikap tangan tidak lurus tapi tidak juga bengkok sekali. Posisi tangan didepan badan seperti balapan, ada salah satu yang didepan.

Ada beberapa hal yang harus dihindari saat kamae, antara lain:

  1. Posisi kaki kamae tidak terlalu jauh namun tidak terlalu dekat- anda akan sulit untuk bergerak bila terlalu jauh atau terlalu dekat karena akan membuat keseimbangan tubuh hilang.
  2. Kaki, tangan, bahu, dan bagian atas tubuh harus santai, jangan terlalu kaku. Usahakan posisi siku seakan-akan tidak “ melayang”.
  3. “Mematikan” gerakan pinggang. Seperti yang sudha dijelaskan sebelumnya, pinggang sangat penting disini karena sumber kekuatan eksekusi teknik.
  4. Jari-jari tangan jangan mengepal dan sangat kaku. (lihat gambar dibawah)

Inilah kamae, kuncinya adalah relaksasi. Robert Mustard Sensei (Yoshinkan aikido) pernah berkata dia akan 10 tahun lebih maju bila dia mengerti relaksasi lebih awal. Dari sini kita bisa mengartikan sendiri betapa pentingnya relaksasi dalam aikido.

Beda Beladiri beda Kamae

Pada umumnya bila orang sudah belajar suatu beladiri dan pindah ke beladiri lain maka secara otomatis gaya beladiri yang lama akan terbawa juga di tempat beladiri yang baru, begitu pula posisi kuda-kuda.Hal ini saya temui di beberapa rekan aikidoka di dojo yang telah lama mendalaminya. Ini biasanya membutuhkan waktu penyesuaian apalagi bila seseorang sudah berlatih bertahun-tahun dan ilmunya sudah lengket diotak sehingga membentuk suatu kebiasaan. Kenapa kamae begitu penting dalam beladiri? Kalau boleh penulis sedikit beropini, ini lebih karena kamae merupakan posisi yang pas untuk mengeksekusi suatu teknik atau jurus. Ambilah sebuah contoh beladiri dari brazil yaitu capoera, seperti yang kita tahu kuda-kuda capoera sangatlah dinamis. Kaki tidak pernah berhenti untuk bergerak yang membetuk ancang-ancang untuk melakukan gerakan serangan dari kaki dengan sedikit melompat-lompat. Lalu seandainya seorang karateka yang juga berlatih capoera ingin mencoba tendangan may geri (tendangan kedepan) namun dengan kuda-kuda capoera, bisa dipastikan hasilnya tidak semaksimal kala menggunakan kuda-kuda karate. Bisa disimpulkan dari sini bahwa tiap beladiri mempunyai kamae yang tentunya ada mempunyai filosofi tersendiri, tapi tidak menutup kemungkinan ada beberapa teknik yang bisa diterapkan lintas beladiri.

Semoga bermanfaat, Oneigashimasu

sumber gambar:

http://indonesianaikido.files.wordpress.com/2010/05/kamae4.jpg

http://www.aikido-health.com/images/aikido-pair-ready-stance.jpg

http://www.aikido.es/wp-content/uploads/2009/12/kamae2.jpg

http://www.aikikai.it/riviste/3901/htm/05-Tegatana.jpg

Daftar Pustaka:

http://www.meikyokai.com/Meikyokai%20Kamae.pdf

http://www.facebook.com/note.php?note_id=475687895343

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: