jump to navigation

Penguasaan Kamera DSLR Menghasilkan Foto yang Menakjubkan September 20, 2012

Posted by aditkus in 1.
Tags: , , , ,
trackback

Zona Mudah dan Zona Kreatif.

Gambar 1
Basic zone dan creative zone.

Tak kenal maka tak sayang, itulah kata yang tepat dalam menggeluti fotografi baik itu sebagai fotografer professional, penghobi, atau sekedar jadi tukang foto. Penguasaan kamera DSLR juga berpengaruh penting dalam hasil foto, walaupun sebenarnya prinsip kerja kamera DSLR pada umumnya sama semua. Contohnya seorang pembalap yang sudah langganan juara tentunya perlu test drive bila timnya memutuskan untuk menggunakan mesin baru dan dia dituntut mampu penguasaan kendaraan tersebut dengan mesin yang baru. Sama halnya dalam fotografi,  penguasaan kamera DSLR oleh seorang yang berjiwa seni sangat diperlukan agar mampu mengasilkan foto yang diinginkan.

Pengguasaan kamera DSLR memang agak lebih rumit jika dibandingkan  dengan kamera saku yang “point-and shoot” yang serba otomatis dan kamera prosumer. Namun  dibalik kerumitan  ini tak akan terasa jika sudah mampu akrab dengan  kamera DSLR. Pada bagian kanan atas kamera DSLR ada tombol  yang dapat diputar  dengan sejumlah opsi mode dial atau mocus pemotretan.

Modus pemotretan foto ini terbagi menjadi dua bagian (zone), yaitu basic Zone dan creative zone. Diantara dua zone ini ada modus paling mudah dan praktis, yaitu mode Auto. Dengan modus Auto, anda tidak perlu mengatur aparture dan shutter speed, segalanya sudah terprogramn secara otomatis.

Basic Zone

Pengusaan kamera DSLR dapat dimulai dari memahami basic zone karena mode ini benar-benar memberikan kemudahan bagi penggunannya. Anda  cukup memutar mode dial ke zona mudah, kamera DSLR akan mengatur eksposur secara otomatis. Anda tinggal menekan  tombol, hasil gambar dijamin tajam. Penggunaan mode basic ini sama dengan piliihan menu pada kamera prosumer dan saku. Image zone yang ditawarkan semua merek kamera DSLR hampir semua sama , (lihat gambar 1) yaitu: auto, portrait (gambar kepala), Landscape (gambar gunung), close up (gambar bunga), sport (gambar orang), Night Portrait (gambar orang dan bintang), dan flash off (gambar panah bengkok coret), Ada kamera DSLR yang memiliki lebih banyak lagi pilihan image zone atau Digital Vari-Programs. Anda dapat mempelajarinya sendiri dari buku petunjuk “User’s manual” yang disertakan dalam kotak dus kamera DSLR.

Creative zone

Zona kreatif ini disebut advance atau mode professional. Dengan modus ini anda dapat menciptakan foto sesuai konsep artistic yang anda inginkan. Creative zone menyediakan  empat pilihan mode, yaitu: P(Programmed auto), S (Shutter-priority auto) atau ada kamera yang memakai symbol Tv (time value), A (Aperture-priority auto) atau Av (Aperture-Value), dan M (manual exposure) disini mulai belajar fotografi tingkat advance. Apabila penguasaan kamera DSLR pada creative zone sudah mantab maka Anda sudah siap menghasilkan foto yang menakjubkan

Sumber: Your Guide to Good Photography oleh Rakhmat Supriyono

Komentar»

1. Molla - April 27, 2013

Luar biasa artikel nya mas..sangat membantu sekali ^_^ success mas.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: