Selective Colour Februari 5, 2012
Posted by aditkus in Photoshop.Tags: adobe photoshop, mari kita, Photography, Photoshop, photoshopp, tips Photoshop, tutorial adobe photoshop
add a comment

Gambar 1
Lihat contoh foto (gambar 1) disamping? Apa itu selective colour? Selective colour adalah suatu teknik mengganti warna tertentu pada foto, mirip-mirip dengan cara post ini. Kesan yang muncul dari foto meggunakan teknik ini adalah suatu penonjolan suatu warna tertntu dibandingkan warna lainnya sehingga menimbulkan suatu kesan yang mendalam.
Ok mari kita mulai saja. Pertama-tama untuk Photoshop yang digunakan adalah Adobe photoshopp CS5 lalu buka gambar yang ingin digunakan.
klik lambang “create new fill or adjustment layer” yang berada pada sudut kanan bawah lalu pilih channel mixer seperti pada gambar 2
Tips Mengganti Warna Objek atau Background Foto Januari 19, 2012
Posted by aditkus in Photoshop.Tags: Photoshop, tips Photoshop, tricks photoshop, tutorial photoshop
3 comments
Baik kali ini aku pengen share bermain-main dalam warna, terutama bagi yang penggemar fotografi. dalam hal ini bukan berarti aku udah jago dalam hal foto hanya saja setelah beberapa kali foto aku nemuin caranya dan ingin aku share. Ok pertama-tama untuk software yang digunakan adalah Photoshop, terserah mau pake edisi yang mana yang penting CS. Aku sekarang make yang CS5, oh ya sebelum itu foto-foto yang aku gunakan adalah hasil jepretan kamera DSLR. Aku saranin untuk foto-foto yang ingin diedit sebaiknya memiliki kualitas/pixel gambar yang bagus agar mempermudah pengeditan. Coba perhatikan gambar dibawah ini.

Ganti background

Gambar Asli
Hunting Low Light-Sulit Fokus Januari 10, 2012
Posted by aditkus in Photoshop.Tags: banjarmasin, low light
add a comment
Kali ini aku barusan saja membeli tripod, cukup murah dan kebetulan uang pun ada. Dengan tripod ini aku ingin mencoba mengambil gambar dengan low light yang memang salah satu alat yg harus ada adalah tripod karena disini shutter speed rendah sehingga perlu kestabilan. Tempat pertama yang ingin aku kunjungi harus merupakan landmark kota dan tentunya pusat keramaian, dan akhirnya jatuh pada bundaran depannya bank Bukopin.

Low light Photo
Disini shutter di pasang pada mode bulb sehingga mampu menangkap cahaya dengan kecepatan rendah yang dihasilkan oleh lampu kendaraan bermotor. Setting sisanya dibikin auto saja. (lagi…)
Akhirnya Bisa Beli Kamera DSLR Desember 25, 2011
Posted by aditkus in Photoshop.Tags: foto, kamera dslr
add a comment
Udah lama sebenarnya aku pengen punya kamera dslr, sejak dari jaman waktu kuliah beberapa tahun yang lalu dan baru kesampaian beli sekarang pas udah berpenghasilan sendiri. Pada awalnya aku hanya tertarik dengan hasil foto para photographer namun dulu sewaktu kuliah sering diajak keluar teman yang punya hobi foto atau istilahnya hunting foto dan dari sinilah aku tertarik dalam proses pembuatan karya seni ini. Kini aku pun sudah punya, kebetulan aku membeli canon EOS 600D setelah beberapa kali konsultasi dengan sepupuku yang seorang photographer. Pilihaku jatuh di merek ini karena kata sepupuku itu, canon lebih cocok untuk outdoor dan berhubung aku suka jalan dan budget yang dikantong cukupnya segitu ya udah aku beli saja dan alhamdulillah saat aku beli harganya memang pas lagi murah dibandingkan ditempat lain. Berikut aku tampilin beberapa hasil jereptan aku dan adikku:

setetes air
Foto ini diambil pada di sekitaran rumah, dengan sedikit edit di photoshop aku mencoba mendominankan warna hijaunya. Foto ini diambil dengan mode manual begitu pula dengan fokusnya
Ga Jauh-Jauh dari akuntansi Agustus 24, 2011
Posted by aditkus in Daily Life.Tags: akuntansi, pekerjaan
1 comment so far
“ Pilih mana, Jadi RO atau jadi Analisis kredit?” Tanya salah satu dari dua orang interviewer yang duduk di depanku.
“Sesuai dengan background sebagai lulusan akuntansi. Saya lebih memilih yang berbau analisis saja Pak biar nyambung dengan latar pendidikan”. Jawabku dengan pede padahal ga ngerti itu RO dan analisis kredit itu apa.
2 bulan kemudian aku dinyatakan diterima kerja untuk posisi analis kredit.
…………………………………………..
Pastinya sudah jadi rahasia umum di Indonesia kalau sudah terjun ke dunia kerja sering jauh dari background pendidikan. Ambil contohlah alumnus salah satu institut yang katanya pertanian banyak yang kerja di perbankan, banyak sarjana teknik yang jadi sales dan masih banyak lagi. Akupun pertama kalinya berpikir seperti itu, setelah lulus aku mencoba melamar posisi yang bukan backgroud pendidikan salah satunya melamar menjadi marketing di salah satu anak perusahaan Telkom. Usaha ku yang pertama ini gagal, Oke lah ga apa-apa masih ada kesempatan yang lain. Dilain kesempatan aku mencoba melamar di posisi yang berbeda di perusahaan produsen makanan dan minuman, kali ini di posisi sales dan ini pun gagal juga. Kalau dihitung-hitung aku sudah masukin lamaran ke 50 perusahaan yang berbeda dengan berbagai macam jenis industri. Salah satunya di Bank plat merah, buru-buru ikutan tes tulis baru saja naruh lamaran trus pengumuman siapa saja yang berhak ikut tes awal namaku tidak ada dilist. Kata temen-temen sih tes scanning wajah dan kecakepan. Pernah juga ikut tesnya MODP bank Syariah, 2 kali di bank yang berbeda dan hasilnya gagal maning yang terakhir di salah satu anak perusahaannya pertamina dan seperti biasa gagal di interview (kali ini lamar posisi akuntansi)….ya sudah lah belum jodahnya pikirku. Aku memang ga niat untuk kerja sesuai latar belakang pendidikan, pengenya sih nyari penagalaman yang baru. Aku sendiri dengar dari beberapa teman yang senior, banyak dari ilmu yang dipelajari sewaktu kuliah hampir-hampir tidak terpakai saat bekerja. Hanya dibidang-bidang tertentu saja yang sifatnya profesi seperti kedokteran, apoteker, dan akuntan yang benar-benar terpakai. Kalau pun boleh jujur kenapa aku mencoba mencari pekerjaan Non akuntansi padahal aku sendiri backgroundnya akuntansi, itu karena disebabkan aku ga pede sama ilmu yang aku kuasai. Coba deh tanyain soal atau konsep akuntasi yang simpel-simpel aja pasti lupa (lagi…)


